Berita

Persiapan "New Normal" Pariwisata Kabupaten Bantul

Kamis Legi, 4 Juni 2020 11:52 WIB 268

foto

Dalam mempersiapkan pelayanan pariwisata, Dinas Pariwisata mengadakan koordinasi bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup, perwakilan Badan Promosi Pariwisata Daerah Bantul, Asosiasi pariwisata serta asosiasi pelaku usaha pariwisata di  aula  Dinas Pariwisata pada Selasa (2 Juni 2020) yang lalu.

 

Kepala Dinas Pariwisata Kwintarto menyampaikan apabila untuk pembukaan objek wisata diperlukan serangkaian proses antara lain penyusunan SOP, simulasi, masa ujicoba dan evaluasi. Untuk SOP meliputi SOP Kebersihan, SOP Keamanan dan SOP Kesehatan.  Sebelum dibuka obyek wisata harus memiliki ketiga SOP tersebut.

 

Diharapkan nanti pembukaan objek wisata jangan sampai menjadi klaster baru. Karena Covid-19 saat ini merupakan emerging disease yang membutuhkan perlakuan dinamis. Sehingga masyarakat sebagai pengunjung serta pelaku wisata harus benar-benar mempersiapkan sarana dan prasarana yang mendukung protokol kesehatan. 

 

Objek wisata harus memiliki wastafel atau tempat cuci tangan serta menyediakan sabun untuk cuci tangan, seluruh petugas di objek wisata harus memakai masker begitupula seluruh pelaku jasa wisata seperti penjual, tukang foto dll. Ada SOP tersendiri bagi petugas TPR dimana petugas TPR harus mengenakan masker serta faceshield dan sarung tangan. Seluruh petugas harus dicek suhu badan sebelum bertugas, jika kondisi sehat diperbolehkan bertugas. 

 

Bagi pengunjung wisata juga memiliki kewajiban untuk mengenakan masker, wajib cuci tangan serta tetap menjaga jarak selama berwisata. Selama pariwisata belum dibuka maka pengelola objek wisata bisa mempersiapkan diri mengikuti SOP yang disesuaikan dengan protokol kesehatan. 

 


IKM

Survey Indek Kepuasan Masyarakat : Klik Disini

 

Media Sosial

 

Pengunjung
  • Pengunjung: 3502814
  • Online: 14
  • Hari ini: 109