Berita

Edukasi Menyambut New Normal : Penjelasan Syarat dan Ketentuan Operasional Obyek Wisata Menyongsong New Normal

Kamis Legi, 4 Juni 2020 08:13 WIB 289

foto

Pelaku pariwisata Bantul antusias dengan rencana pemerintah untuk membuka kembali obyek wisata candi Borobudur dan Prambanan pada tanggal 8 Juni 2020. Harapan mereka, dengan pembukaan obyek wisata tersebut, maka otomatis obyek wisata lain mengikuti. Namun demikian, logikanya tidak linier seperti itu. Karena obyek wisata yang dikelola BUMN seperti 2 candi tersebut, situasi dan kondisinya berbeda dengan obyek wisata yang dikelola pemerintah daerah maupun masyarakat. Oleh sebab itu pertemuan antara masyarakat pelaku wisata dengan pemerintah, perlu dilakukan untuk mengetahui sejauhmana kesiapan pemerintah maupun masyarakat dalam menyambut wisatawan.

Pertemuan bertajuk "Penjelasan syarat dan ketentuan operasional obyek wisata menyongsong New Normal" dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, S.Sos, perwakilan Dinas Kesehatan, yang dihadiri Juru bicara Tim Gugus tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bantul, dr.Oki, Dalam kesempatan itu hadir juga Ketua Tim Pembina PKK Kabupaten Bantul, Hajah Erna Suharsono, Muspika kecamatan Kretek serta perangkat desa Parangtritis.

Bupati Bantul, Drs. Suharsono  menjelaskan kebijakan Pemerintah Kabupaten Bantul terkait Protokol kesehatan yang harus dipersiapkan baik oleh Dinas Pariwisata maupun pelaku wisata. Bupati Bantul menyampaikan bahwa apabila masyarakat sudah menyiapkan diri dengan protokol kesehatan, maka untuk membuka kembali aktivitas di obyek wisata dimungkinkan sebelum masa perpanjangan tanggap darurat selesai (30 Juni 2020). Masyarakat disyaratkan memakai masker dalam aktivitas pelayanan tamu, menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak minimal 1 meter,  membersihkan meja kursi serta peralatan tiap 4 jam sekali dengan disinfektan.

Demikian juga kepada pengunjung obyek wisata, pelaku wisata diwajibkan mengingatkan pengunjung agar berdisiplin mematuhi protokol kesehatan.  Kepada petugas pemungut retribusi, Bupati menekankan agar melaksanakan protokol kesehatan sejak pengunjung tiba di TPR untuk membeli tiket. Petugas memeriksa apakah pengunjung sudah memakai masker dan juga memeriksa suhu badannya. 

Demikian juga petugas retribusi harus memakai masker dan diukur suhu badannya pula untuk memastikan apakah dia juga cukup sehat untuk melaksanakan tugas. 

Setelah dialog, pelaku wisata Parangtritis pada umumnya dapat memahami penjelasan tersebut dan berusaha akan mematuhi protokol kesehatan yang telah disampaikan.


IKM

Survey Indek Kepuasan Masyarakat : Klik Disini

 

Media Sosial

 

Pengunjung
  • Pengunjung: 3505362
  • Online: 9
  • Hari ini: 212